Jelajahi Karya Terbaik
Temukan inspirasi dari proyek kreatif siswa dan alumni terbaik kami
Menampilkan 96 portfolio
Proyek ini bertujuan untuk mengkonfigurasi jaringan Mikrotik tanpa menggunakan VLAN, dengan pembagian jaringan berbasis port Ethernet. Setiap port digunakan untuk kebutuhan jaringan yang berbeda, yaitu Admin, Teknisi, dan Hotspot. Konfigurasi meliputi pengaturan IP Address, pembuatan DHCP Server untuk setiap segmen, penerapan NAT agar seluruh jaringan dapat mengakses internet, serta penyesuaian firewall untuk membatasi akses antar jaringan tertentu.
COREFOOD adalah aplikasi e-commerce berbasis web yang dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengguna dalam satu platform, mulai dari pembelian makanan dan minuman hingga produk elektronik. Aplikasi ini menyediakan fitur katalog produk, sistem checkout dengan pengisian alamat lengkap, serta dashboard admin untuk mengelola produk dan pesanan. Dengan menggunakan React.js dan integrasi REST API, COREFOOD mampu menampilkan data secara dinamis serta memberikan pengalaman pengguna yang responsif dan efisien.
Aplikasi web untuk warung yang membutuhkan Grosiran di toko nya
Project ini merupakan implementasi jaringan menggunakan perangkat MikroTik fisik dengan konsep segmentasi jaringan untuk memisahkan akses antara Admin, Teknisi, dan User (Hotspot). Meskipun perencanaan awal menggunakan VLAN, keterbatasan perangkat switch yang tidak mendukung VLAN membuat implementasi dilakukan dengan metode alternatif, yaitu pemisahan jaringan berdasarkan interface fisik pada MikroTik. Setiap jaringan dikonfigurasi dengan IP address, DHCP Server untuk distribusi IP otomatis, serta NAT agar seluruh client dapat mengakses internet. Selain itu, diterapkan firewall untuk membatasi akses antar jaringan guna meningkatkan keamanan, serta fitur Hotspot sebagai sistem autentikasi pengguna sebelum mengakses internet.
Project ini merupakan implementasi jaringan menggunakan MikroTik berbasis VLAN 10 (ADMIN), VLAN 20 (TEKNISI), dan VLAN 30 (HOTSPOT) dengan konfigurasi DHCP Server, NAT, Firewall Filtering, Hotspot Authentication, serta manajemen bandwidth 5 Mbps tiap VLAN. Project dibuat sebagai simulasi dan implementasi skema sertifikasi Junior Network Administrator (BNSP).
Topologi jaringan ini menggunakan MikroTik sebagai router utama yang terhubung ke internet melalui ether1 (WAN), lalu didistribusikan ke switch melalui ether2 (trunk). Jaringan dibagi menjadi 3 VLAN untuk memisahkan akses dan meningkatkan keamanan: VLAN10 (Admin) – 192.168.10.0/24 VLAN20 (Teknisi) – 192.168.20.0/24 VLAN30 (Hotspot) – 192.168.30.0/24 Dengan segmentasi VLAN, jaringan menjadi lebih aman, rapi, mudah dikelola, serta performa lebih optimal. Cocok diterapkan pada kantor, sekolah, maupun usaha skala kecil-menengah. Konfigurasi MikroTik disesuaikan dengan topologi jaringan di atas, mencakup VLAN, trunk port, routing, DHCP, NAT, dan manajemen akses.
Konfigurasi MikroTik: Setup IP, Firewall, Bandwidth, dan Hotspot Manajemen.
Project ini bertujuan untuk membangun dan mengelola layanan hotspot berbasis MikroTik menggunakan perangkat hAP ac lite. Sistem ini dirancang untuk menyediakan akses internet kepada pengguna melalui autentikasi akun (username dan password), serta dilengkapi dengan pilihan paket akses yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Selain itu, jaringan dibagi menjadi beberapa segmen seperti ADMIN, TEKNISI, dan HOTSPOT untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi pengelolaan jaringan. Setiap segmen memiliki pengaturan IP address, DHCP server, serta pembatasan bandwidth masing-masing. Konfigurasi juga mencakup pengaturan firewall untuk mengontrol lalu lintas jaringan, NAT untuk koneksi internet, serta queue untuk manajemen kecepatan. Halaman login hotspot dibuat menggunakan Mikhmon dengan tampilan user-friendly yang menyediakan berbagai pilihan paket internet.
Proyek ini mencakup langkah-langkah konfigurasi perangkat MikroTik untuk mengoptimalkan jaringan lokal melalui implementasi VLAN (Virtual LAN) guna memisahkan trafik antar divisi. Selain itu, dikonfigurasi pula fitur Hotspot sebagai sistem autentikasi pengguna, lengkap dengan manajemen bandwidth (Limit Queue) dan pembuatan voucher untuk akses internet yang teratur dan aman.
Project ini mencakup perancangan dan implementasi jaringan lokal (LAN) menggunakan perangkat router dan switch. Fokus utama adalah pada konfigurasi pengalamatan IP (Subnetting), manajemen VLAN untuk efisiensi traffic, serta penerapan sistem keamanan jaringan dasar guna memastikan konektivitas antar perangkat berjalan stabil dan aman.
Aplikasi kasir adalah sebuah sistem informasi yang dirancang untuk mengotomatisasi proses transaksi penjualan dalam suatu usaha ritel. Sistem ini mencakup pengelolaan data produk, transaksi penjualan, manajemen stok, serta penyajian laporan penjualan secara sistematis. Implementasi aplikasi kasir bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi kesalahan pencatatan manual, serta menyediakan data yang akurat dan real-time untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis.
Project ini adalah konfigurasi jaringan menggunakan MikroTik MikroTik RouterOS dan switch untuk membagi jaringan menjadi tiga bagian, yaitu ADMIN, TEKNISI, dan HOTSPOT. Internet masuk melalui ether1 sebagai WAN, ether2 digunakan untuk jaringan ADMIN, ether3 untuk jaringan TEKNISI, dan wlan1 digunakan sebagai jaringan HOTSPOT. Setiap jaringan dikonfigurasi IP Address dan DHCP Server agar client mendapat IP otomatis. NAT digunakan agar semua jaringan dapat mengakses internet. Firewall diterapkan untuk membatasi akses TEKNISI ke ADMIN. Pada wlan1 diaktifkan fitur hotspot login menggunakan username dan password. Bandwidth tiap jaringan dibatasi 5 Mbps agar koneksi stabil dan merata.
Menampilkan 13 hingga 24 dari 96 hasil